Year Released
2009
Genre
Drama, Olahraga
Moral Lesson
- Situasimu tidak menentukanmu, kamu yang menentukan situasimu
- Kerja keras dapat mengalahkan bakat
- Mengasihi seseorang tanpa pamrih dan pandang bulu
- Jangan takut penilaian orang lain menghalangimu untuk berbuat kebaikan
The Blind Side adalah film berdasarkan kisah nyata yang dibintangi Sandra Bullock sebagai Leigh Anne Tuohy dan Quinton Aaron sebagai Michael Oher. Leigh Anne adalah seorang wanita yang suatu hari memperhatikan putranya yang berusia 8 tahun berbicara dengan dan berteman dengan “Big Mike,” siswa yang baik, tetapi tampak kesepian, dan juga satu-satunya siswa Afro-Amerika di sekolah tersebut.
Suatu hari saat mengemudi pulang bersama keluarganya, mereka melihat Big Mike berjalan sendirian dalam cuaca dingin, tanpa jaket, di pinggir jalan. Leigh Anne menepikan mobil mereka dan bertanya pada Mike ke mana dia pergi dan mengapa dia berjalan-jalan tanpa jaket dalam cuaca dingin. Siswa itu ragu-ragu untuk mengatakan yang sebenarnya, tetapi cara bertanya langsung Leigh Anne perlahan-lahan dapat mengetahui situasi Michael. Mike sedang berjalan ke gym sekolah untuk tidur karena dia tidak punya rumah untuk dituju, dan karena di sana hangat. Mike berasal dari keluarga yang sangat miskin dan bermasalah, yang tidak bisa dihubunginya, dan dia belum bekerja, sehingga ia melakukan yang terbaik yang dia bisa untuk bertahan hidup saat pulang dari sekolah.
Patah hati melihat keadaan Mike, Leigh Anne mengundangnya untuk bermalam di rumah mereka, dan akhirnya mengadopsi Mike dengan penuh kasih sayang. Mike kemudian menjadi atlet football yang sangat sukses di NFL Amerika.
Pelajaran yang dapat kita ambil dari film The Blind Side antara lain:
1. Situasimu tidak menentukanmu, kamu yang menentukan situasimu

Awal-awal kehidupan Michael berada di situasi yang sangat sulit, mulai dari kemiskinan, kelaparan, dan dikelilingi oleh lingkungan yang penuh kekerasan dan orang-orang pecandu obat-obatan terlarang. Pada awalnya Mike sudah bosan hidup, tetapi ia tetap berusaha bersekolah sebaik mungkin dan sepulang sekolah menghidupi dirinya sendiri.
Setelah menemui keluarga yang menyayanginya, Mike menjadi fokus dan berkemauan keras untuk membuat perubahan dalam hidupnya. Mike adalah bukti bahwa situasimu sekarang tidak menentukan hidupmu dan siapa dirimu, melainkan kamu yang akan menentukan situasimu kelak.
Oleh karena itu jika sekarang kamu berada dalam situasi atau lingkungan yang sulit dan tidak menyenangkan, mengeluh sesekali tidak apa-apa kok. Tetapi mulai sekarang yuk coba ubah mindsetmu bahwa situasimu sekarang bukan penentu hidupmu. Kamulah yang akan menentukan situasimu dan hidupmu kelak!
2. Kerja keras dapat mengalahkan bakat
Ketika tumbuh dewasa, Michael mengatakan jika dia mengenal banyak orang di luar sana yang memiliki bakat alami lebih dari yang Mike miliki. Namun, orang-orang itu sering tidak mau bekerja keras untuk benar-benar mencapai tujuan mereka. Padahal kerja keras dan fokus diperlukan untuk membawa kita mencapai tujuan dan cita-cita. Akhirnya orang-orang yang memiliki bakat alami pun bisa terkalahkan oleh orang-orang yang fokus dan terus bekerja keras.
Jadi jika kamu memiliki minat atau cita-cita di bidang tertentu, misalnya sepak bola, tetapi ternyata temanmu lebih berbakat daripada kamu, jangan sedih dulu ya! Jika kamu tetap fokus dan rajin berlatih sepak bola, pasti kamu bisa setara temanmu yang punya bakat bermain sepak bola, atau bahkan bisa mengalahkan kemampuan temanmu! Selain Mike, contoh lainnya adalah Christiano Ronaldo yang katanya kesuksesan utamanya bukan karena talenta tapi rajin berlatih sepak bola setiap hari. Wih keren ya.
3. Mengasihi seseorang tanpa pamrih dan pandang bulu

Michael merupakan keturunan Afro-Amerika, namun ia diadopsi oleh keluarga Tuohy yang berkulit putih. Keluarga Tuohy mengatakan bahwa cinta dan saling mengasihi lebih penting daripada perbedaan visual. Bahkan mereka rela menjadi orang tua Michael, karena menurut mereka menjadi orang tua sejati ada di hati bukan DNA.
Nah saling mengasihi itu tidak terbatas suku, ras, maupun agama. Kasihilah siapapun dan bantulah orang yang membutuhkan tanpa memandang penampilan atau latar belakang orang tersebut seperti apa.
4. Jangan takut penilaian orang lain menghalangimu untuk berbuat kebaikan

Leigh Anne, orang yang mengadopsi Mike, menghadapi banyak komentar tidak nyaman dari teman-temannya, serta tatapan tidak nyaman dari orang asing, tetapi dia tidak membiarkan semua itu menghalanginya untuk memberikan cinta dan kasih sayang tanpa syarat untuk Michael.
Nah ada kalanya ketika kita ingin berbuat kebaikan, penilaian dari orang lain dan tekanan sosial membuat kita berpikir dua kali untuk melakukannya. Misalnya teman kalian banyak yang menyontek, dan hati nurani kalian merasa bahwa perbuatan itu tidak benar sehingga harus diberitahukan kepada guru kalian. Namun jika kamu lapor kepada gurumu, maka teman-temanmu akan merasa kesal. Nah dalam situasi seperti ini, kita harus berlatih untuk memegang teguh prinsip kita untuk berbuat kebaikan. Lama kelamaan kita akan terbiasa untuk berbuat baik tanpa peduli omongan orang lain!
“Hadiah Michael adalah bahwa Tuhan memberinya kemampuan untuk melupakan. Dia tidak marah pada siapa pun dan tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi. Kisahnya mungkin menyedihkan, tapi dia tidak sedih.”






















Komentar