Tahun Rilis
2001, 2004, 2007, 2010
Genre
Animasi, Komedi, Petualangan, Fantasi
Moral Lesson
- Jangan pernah menilai seseorang dari apa yang dilihat pertama kali.
- Pertemanan.
Shrek merupaka film animasi genre komedi yang pasti sudah sering sekali kamu tonton di televisi. Tapi selain kita tertawa melihat kelucuan para tokoh di film Shrek, terutama si Donkey yang kocak abis, sebenarnya banyak banget lho pelajaran yan bisa diambil dari film Shrek ini. Apa aja sih? Yuk check this out!
1. Jangan menilai seseorang hanya dari penampilannya saja
Kita sudah sering mendengar kan istilah “don’t judge a book by its cover”. Memang benar sih, penampilan adalah hal yang pertama kali kita lihat dan pasti secara gak sadar kita menilai orang tersebut berdasarkan penampilannya, yang sebenarnya sah-sah aja kok! Tapi jangan kemudian kita hanya menjadikan penampilan sebagai patokan atau kriteria untuk menilai seseorang ya. Masih banyak banget kriteria lain yang dapat kita perhitungkan untuk menilai seseorang yaitu bakat, attitude, kecerdasan, dan yang pasti bagaimana cara ia memperlakukan orang lain.

2. Orang itu lebih kompleks daripada kelihatannya, sehingga kamu membutuhkan waktu untuk lebih mengenalnya
Katanya Shrek, ogre itu seperti “onion” atau “bawang”. Hmm maksudnya apa sih? Apakah ogre adalah weeaboo? Hmm, bukan ya. Maksudnya ogre maupun manusia memiliki sifat yang berlapis-lapis nih, seperti bawang. Kemungkinan lapisan luarnya yaitu sifat yang ditampilkan kepada orang banyak, sebenarnya bukan merupakan sifat aslinya lho! Misalnya Shrek yang terlihat pemarah dan tidak ramah, sebenarnya punya sifat penolong dan setia kawan.
Dalam psikologi ada sebuah istilah yang dinamakan “self defense mechanisms” atau “mekanisme pertahanan diri”. Mekanisme pertahanan diri adalah perilaku yang digunakan seseorang untuk menjauhkan diri dari peristiwa, tindakan, atau pikiran yang tidak menyenangkan. Strategi ini dapat membantu orang menjauhkan diri dari ancaman atau perasaan yang tidak diinginkan, seperti rasa bersalah atau malu. Misalnya Shrek yang punya mekanisme pertahan diri yaitu menjadi ogre yang pemarah agar orang-orang kemudian takut dan tidak merendahkannya.
Hal ini juga berlaku sebaliknya. Misalnya orang memiliki lapisan luar yang baik tetapi sifat aslinya tidak baik. Hmm gawat juga ya…
Oleh karena itu cobalah lebih bijak dan takes your time untuk mengenal seseorang dengan lebih dalam!

3. Pertahankan sahabat yang menerimamu apa adanya
Carilah atau jadilah sahabat yang tulus seperti Donkey! Donkey sama sekali gak peduli tuh sama penampilan si Shrek, dan dia setia kawan banget nih sama Shrek. Kalau kamu punya teman tulus seperti ini pertahankan ya, atau jadilah teman yang tulus.
Nah, tapi menerima sahabatmu apa adanya bukan berarti tidak peduli dengan kekurangannya ya. Jika sahabatmu punya kekurangan, kamu bisa memberikan nasihat secara baik-baik untuk memperbaiki kekurangannya. Misalnya temenmu sering mencontek, jangan kamu cuekin atau malah ikutan nyontek, waduh! Tapi kamu bisa memberikan masukan dan mengajaknya untuk belajar bersama. Jadi persahabatan maupun pribadi kalian semakin berkembang deh!

4. Saling memaafkan
Persahaban tidak selalu mudah, pasti ada saat-saat dimana kamu bertengkar dengan sahabatmu. Sebagai sahabat yang baik, meminta maaflah secara tulus jika kamu berbuat suatu kesalahan yang menyinggung hati temanmu, dan sebaliknya jika temanmu meminta maaf dengan tulus sebaiknya kita dengan besar hati memaafkannya ya, seperti saat Shrek dan Donkey yang saling memaafkan dan kembali berteman walaupun pertamanya gengsi banget tuh, hehe

"Orang-orang dulu mengira saya adalah monster. Dan untuk waktu yang lama, saya percaya mereka. Tapi setelah beberapa saat, kamu akan belajar untuk mengabaikan nama-nama yang diberikan orang kepadamu. "






















Komentar